MEDAN – Radar-87.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) PROJO Muda Sumatera Utara secara resmi menyampaikan pesan refleksi dalam rangka menyambut awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Di bawah kepemimpinan Irwansyah HSB, organisasi kepemudaan ini menyoroti transisi spiritual sebagai fondasi penguatan kohesi sosial di tengah dinamika zaman.
Ketua DPD PROJO Muda Sumut, Irwansyah HSB, menyatakan bahwa ibadah puasa merupakan sebuah diskursus mendalam mengenai pengendalian diri (self-mastery) yang memiliki dampak sosiologis signifikan. Ia menekankan bahwa kewajiban berpuasa yang tertuang dalam QS. Al-Baqarah: 183 bukan sekadar ritual privasi antara hamba dengan Sang Pencipta.
Secara akademis dan filosofis, puasa adalah instrumen dekonstruksi ego. Dengan menahan lapar dan dahaga, kita sedang melakukan kalibrasi ulang terhadap rasa empati kita. Ramadhan 1447 H ini harus menjadi momentum eskalasi kesalehan sosial, di mana energi spiritual dikonversi menjadi aksi nyata kolaboratif,"ujar Irwansyah dalam keterangan tertulisnya.
Dalam rilis tersebut, PROJO Muda Sumut mengusung visi "Kolaborasi Sumut Berkah" sebagai manifestasi dari nilai-nilai luhur Ramadhan. Visi ini menitikberatkan pada tiga pilar utama bagi pemuda dalam mengisi bulan suci:
1. Intelektualitas Spiritual: Menjadikan ibadah sebagai sarana refleksi kritis untuk memperbaiki karakter dan integritas diri.
2. Solidaritas Organik: Memperkuat jaring pengaman sosial melalui gerakan filantropi dan kepedulian terhadap kelompok rentan di Sumatera Utara.
3. Harmonisasi Sosial: Mengedepankan narasi persatuan dan kesejukan di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara yang plural.
Kami mengajak seluruh pemuda di Sumatera Utara untuk menjadikan Ramadhan 2026 ini sebagai 'Madrasah Peradaban'. Bukan hanya menahan diri dari yang membatalkan puasa, tapi juga menahan diri dari narasi-narasi yang memecah belah bangsa," tambah Irwansyah.
Menutup rilis tersebut, segenap jajaran pengurus DPD PROJO Muda Sumut mengucapkan: Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H. Semoga keberkahan bulan suci ini membawa transformasi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia. (Red)
